Cinta seperti matahari, ia tetap bercahaya. Walau malam menjelma, cahayanya pada bulan tetap menerangi kekadang ia juga gerhana tetapi akan kembali jua kecerahannya.
Cinta adalah santapan jiwa. Jiwa tanpa cinta bagai rumah yang kosong. Cinta tanpa menjiwai bagai layang-layang putus tali.
Cinta adalah buta… cinta tidak mengenal usia, paras rupa, mahupun kekayaan dan harta karun, tetapi dari keikhlasan dari
hati setiap insan antara satu sama lain.
Tidak semua orang yang engkau cintai, mencintaimu dan sikap ramahmu kadang kala dibalas dengan sikap tidak sopan. Jika cinta suci tidak datang daripada tabiatnya, maka tidak ada gunanya cinta yang dibuat-buat.
Sayang tidak bermaksud cinta. Suka tidak serasi dengan cinta. Kagum tidak bererti cinta. Bangga tidak semestinya cinta. Cinta adalah CINTA .
Cinta itu seperti sinar matahari, memberi TANPA mengharap kembali. Cinta itu seperti sinar matahari, TIDAK MEMILIH siapa yang ia sinari. Cinta itu seperti sinar matahari yang MEMBERI KEHANGATAN DI HATI..
Cinta umpama ‘ treasure hunt’ . Cita cita dan tujuan kita satu
untuk menuju ke penamat yang
paling mengembirakan. Namun di
dalam perjalanan kita akan
menghadapi berbagai rintangan
dan cibiran. Andainya tidak mampu meneruskan, kita akan
tersungkur dan hadiah utamanya
akan di kebas orang lain. Tetapi
tak usahlah kecewa. Walaupun
hadiahnya tidak kita perolehi.
tetapi keseronokannya kita sudah rasa. Jadi bercintalahsepenuh hati. Namun janganletakkan harapan terlalu tinggi.
Kekecewaan terlalu pahit untuk ditelan, terlalu payah untuk dilupakan namun dalam cinta pasti akan merasai kecewa dan dikecewakan walau bukan itu matlamat dalam setiap percintaan.
Kadangkala orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cintanya
padamu kerana orang itu takut kau berpaling dan menjauhinya. Dan bila dia suatu masa hilang dari pandanganmu… .kau akan menyedari dia adalah cinta yang tidak pernah kau sedari… .
Cinta suatu yang indah, cinta boleh buat kita gundah, cinta buat hati berdarah dan cinta jua boleh membawa kesalan yang tak sudah.
Pandanglah segala sesuatu dari kacamata orang lain.
Apabila hal Itu menyakitkan hatimu,
sangat mungkin hal itu menyakitkan hati orang itu pula. Kata-kata yang diucapkan sembarangan dapat menyulut perselisihan.
Kata-kata yang kejam dapat menghancurkan suatu kehidupan.
Kata-kata yang diucapkan pada tempatnya dapat meredakan ketegangan.
Kata-kata yang penuh cinta dapat menyembuhkan dan memberkahi..
Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cinta
menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi
gambaran yang kita inginkan.
Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri
yang kita temukan di dalam dia.
Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu
memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha
menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam
hidupnya.
Mungkin Tuhan menginginkan kita
bertemu
dengan beberapa orang Yang salah (tidak tepat)
sebelum bertemu dengan orang yang tepat,
kita Harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia itu.
Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang,
sejam untuk menyukai seseorang
dan sehari untuk mencintai seseorang
tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.
Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis,
mereka yang disakiti hatinya,
mereka yang mencari dan
mereka yang mencoba.
Karena hanya mereka itulah yang menghargai
pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.
Cinta adalah jika kamu kehilangan rasa, gairah,
romantika dan masih tetap peduli
padanya.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah
ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu
dan mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya
dan kamu harus melepaskannya.
Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, bertumbuh
dengan sebuah ciuman dan berakhir dengan tetesan air mata.
Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan,
kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati,
kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.
мзицдибкди isi кзрдlд мзиjдδiкдичд sзвцдн тцlisди ядибкдiди кдтд дрiк δди взявдбi●
Tampilkan postingan dengan label copas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label copas. Tampilkan semua postingan
Kamis, 03 Maret 2011
Jumat, 11 Februari 2011
3 sesi kehidupan. Hari kemarin (PAST), hari esok (FUTURE), Hari ini. (PRESENT)
Hari kemarin. (PAST)
Anda tak bisa mengubah apa pun
yang telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan
yang telah
terucapkan. Anda tak mungkin
lagi menghapus kesalahan; dan mengulangi kegembiraan
yang anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat;
lepaskan saja...
Hari esok. (FUTURE)
Hingga mentari esok hari terbit,
Anda tak tahu apa yang akan
terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa-
apa esok hari.
Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; biarkan
saja... tapi......
Hari ini. (PRESENT)
Pintu masa lalu telah tertutup;
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri anda untuk
hari ini.
Anda dapat mengerjakan lebih
banyak hal hari ini bila anda mampu memaafkan hari
kemarin dan
melepaskan ketakutan akan
esok hari. Hiduplah
hari ini. Karena, masa lalu dan
masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya.
Karena yang ada hanyalah hari
ini; hari ini yang
abadi. Perlakukan setiap orang
dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski
mereka berlaku buruk
pada anda. Cintailah seseorang sepenuh hati
hari ini, karena
mungkin besok cerita sudah
berganti. Ingatlah bahwa
anda menunjukkan penghargaan
pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi
karena siapakah diri
anda sendiri Jadi, jangan biarkan
masa lalu
mengekangmu atau masa depan
membuatmu bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan
lakukan SEKARANG
juga!!!!!!
The day will come when you will
review your life
and be thankful for every
minute of it. Every hurt,
every sorrow, every joy, every
celebration, every moment of your life will be a
treasure. This is
why today is called a PRESENT.
Anda tak bisa mengubah apa pun
yang telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan
yang telah
terucapkan. Anda tak mungkin
lagi menghapus kesalahan; dan mengulangi kegembiraan
yang anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat;
lepaskan saja...
Hari esok. (FUTURE)
Hingga mentari esok hari terbit,
Anda tak tahu apa yang akan
terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa-
apa esok hari.
Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; biarkan
saja... tapi......
Hari ini. (PRESENT)
Pintu masa lalu telah tertutup;
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri anda untuk
hari ini.
Anda dapat mengerjakan lebih
banyak hal hari ini bila anda mampu memaafkan hari
kemarin dan
melepaskan ketakutan akan
esok hari. Hiduplah
hari ini. Karena, masa lalu dan
masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya.
Karena yang ada hanyalah hari
ini; hari ini yang
abadi. Perlakukan setiap orang
dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski
mereka berlaku buruk
pada anda. Cintailah seseorang sepenuh hati
hari ini, karena
mungkin besok cerita sudah
berganti. Ingatlah bahwa
anda menunjukkan penghargaan
pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi
karena siapakah diri
anda sendiri Jadi, jangan biarkan
masa lalu
mengekangmu atau masa depan
membuatmu bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan
lakukan SEKARANG
juga!!!!!!
The day will come when you will
review your life
and be thankful for every
minute of it. Every hurt,
every sorrow, every joy, every
celebration, every moment of your life will be a
treasure. This is
why today is called a PRESENT.
Selasa, 08 Februari 2011
Karakter Muslim Sejati
Hasan Al Banna merumuskan 10
karakteristik muslim yang
dibentuk didalam madrasah
tarbawi. Karakteristik ini
seharusnya yang menjadi ciri
khas dalam diri seseorang yang mengaku sebagai muslim, yang
dapat menjadi furqon (pembeda)
yang merupakan sifat-sifat
khususnya (muwashofat).
Karakter ini menurut Beliau
Hasan Al Banna, merupakan pilar pertama terbentuknya
masyarakat islam maupun
tertegaknya sistem islam dimuka
bumi serta menjadi soko guru
peradaban dunia (Ustadziyatul
'alam). Kesepuluh karakter itu adalah : 1. Salimul Aqidah, Bersih Akidahnya
dari sesuatu hal yang
mendekatkan dan
menjerumuskan dirinya dari
lubang syirik. 2. Shahihul Ibadah, Benar Ibadahnya
menurut AlQur'an dan Assunnah
serta terjauh dari segala Bid'ah
yang dapat menyesatkannya. 3. Matinul Khuluq, Mulia Akhlaknya
sehingga dapat menunjukkan
sebuah kepribadian yang
menawan dan dapat meyakinkan
kepada semua orang bahwa Islam
adalah rahmat bagi seluruh alam (Rahmatan Lil Alamin). 4. Qowiyul Jismi, Kuat Fisiknya
sehingga dapat mengatur segala
kepentingan bagi jasmaninya
yang merupakan amanah/titipan
dari Alloh SWT. 5. Mutsaqoful Fikri, Luas wawasan
berfikirnya sehingga dia mampu
menangkap berbagai informasi
serta perkembangan yang
terjadi disekitarnya. 6. Qodirun 'alal Kasbi, Mampu
berusaha sehingga
menjadikannya seorang yang
berjiwa mandiri dan tidak mau
bergantung kepada orang lain
dalam memenuhi segala kebutuhan hidupnya. 7. Mujahidun linafsihi, Bersungguh
sungguh dalam jiwanya sehingga
menjadikannya seseorang yang
dapat memaksimalkan setiap
kesempatan ataupun kejadian
sehingga berdampak baik pada dirinya ataupun orang lain. 8. Haritsun 'ala waqtihi, Efisien
dalam memanfaatkan waktunya
sehingga menjadikannya sebagai
seorang yang pantang
menyiakan waktu untuk
melakukan kebaikan, walau sedetikpun. karena waktu yang
kita gunakan selama hidup ini
akan dipertanggungjawabkan
dihadapan Alloh SWT. 9. Munazhom Fii Su'unihi, Tertata
dalam urusannya sehingga
menjadikan kehidupannya
teratur dalam segala hal yang
menjadi tanggung jawab dan
amanahnya. Dapat menyelesaikan semua masalahnya dengan baik
dengan cara yang baik. 10. Naafi'un Li Ghairihi, Bermanfaat
bagi orang lain, sehingga
menjadikannya seseorang yang
bermanfaat dan dibutuhkan.
Keberadaannya akan menjadi
sebuah kebahagiaan bagi orang lain dan Ketiadaannya akan
menjadikan kerinduan pada
orang lain. Mudah-mudahan dengan
kesepuluh karakter yang
dikemukakan diatas menjadikan
kita termotivasi untuk dapat
merealisasikannya dalam diri
kita.Amin Sumber: http://
abinummi.blogspot.com/2004/05/10-
karakteristik-muslim-sejati.html
karakteristik muslim yang
dibentuk didalam madrasah
tarbawi. Karakteristik ini
seharusnya yang menjadi ciri
khas dalam diri seseorang yang mengaku sebagai muslim, yang
dapat menjadi furqon (pembeda)
yang merupakan sifat-sifat
khususnya (muwashofat).
Karakter ini menurut Beliau
Hasan Al Banna, merupakan pilar pertama terbentuknya
masyarakat islam maupun
tertegaknya sistem islam dimuka
bumi serta menjadi soko guru
peradaban dunia (Ustadziyatul
'alam). Kesepuluh karakter itu adalah : 1. Salimul Aqidah, Bersih Akidahnya
dari sesuatu hal yang
mendekatkan dan
menjerumuskan dirinya dari
lubang syirik. 2. Shahihul Ibadah, Benar Ibadahnya
menurut AlQur'an dan Assunnah
serta terjauh dari segala Bid'ah
yang dapat menyesatkannya. 3. Matinul Khuluq, Mulia Akhlaknya
sehingga dapat menunjukkan
sebuah kepribadian yang
menawan dan dapat meyakinkan
kepada semua orang bahwa Islam
adalah rahmat bagi seluruh alam (Rahmatan Lil Alamin). 4. Qowiyul Jismi, Kuat Fisiknya
sehingga dapat mengatur segala
kepentingan bagi jasmaninya
yang merupakan amanah/titipan
dari Alloh SWT. 5. Mutsaqoful Fikri, Luas wawasan
berfikirnya sehingga dia mampu
menangkap berbagai informasi
serta perkembangan yang
terjadi disekitarnya. 6. Qodirun 'alal Kasbi, Mampu
berusaha sehingga
menjadikannya seorang yang
berjiwa mandiri dan tidak mau
bergantung kepada orang lain
dalam memenuhi segala kebutuhan hidupnya. 7. Mujahidun linafsihi, Bersungguh
sungguh dalam jiwanya sehingga
menjadikannya seseorang yang
dapat memaksimalkan setiap
kesempatan ataupun kejadian
sehingga berdampak baik pada dirinya ataupun orang lain. 8. Haritsun 'ala waqtihi, Efisien
dalam memanfaatkan waktunya
sehingga menjadikannya sebagai
seorang yang pantang
menyiakan waktu untuk
melakukan kebaikan, walau sedetikpun. karena waktu yang
kita gunakan selama hidup ini
akan dipertanggungjawabkan
dihadapan Alloh SWT. 9. Munazhom Fii Su'unihi, Tertata
dalam urusannya sehingga
menjadikan kehidupannya
teratur dalam segala hal yang
menjadi tanggung jawab dan
amanahnya. Dapat menyelesaikan semua masalahnya dengan baik
dengan cara yang baik. 10. Naafi'un Li Ghairihi, Bermanfaat
bagi orang lain, sehingga
menjadikannya seseorang yang
bermanfaat dan dibutuhkan.
Keberadaannya akan menjadi
sebuah kebahagiaan bagi orang lain dan Ketiadaannya akan
menjadikan kerinduan pada
orang lain. Mudah-mudahan dengan
kesepuluh karakter yang
dikemukakan diatas menjadikan
kita termotivasi untuk dapat
merealisasikannya dalam diri
kita.Amin Sumber: http://
abinummi.blogspot.com/2004/05/10-
karakteristik-muslim-sejati.html
Percikan Kehidupan
-Apa yang bisa anda lakukan- - Fokuslah pada masing-masing
momen dan berusaha
memberikan lebih banyak arti
pada setiap menit kehidupan
Anda.
- Putuskanlah untuk berbahagia. - Berhentilah menghakimi orang
lain.
-Makan yang benar, tidur yang
benar, dan berpikir yang benar-
jadilah orang yang benar.
- Mulailah memperbaiki kondisi fisik Anda.
- Visualisasikan hancurnya
hambatan-hambatan Anda.
- Rencanakanlah liburan yang
mengasyikan.
- Memercayai diri Anda berharga dan patut mendapatkan sebuah
kehidupan tanda minus yang
lebih baik. =dari buku "How to move your
bananas" oleh Dr. Daniel T.
Drubin=
momen dan berusaha
memberikan lebih banyak arti
pada setiap menit kehidupan
Anda.
- Putuskanlah untuk berbahagia. - Berhentilah menghakimi orang
lain.
-Makan yang benar, tidur yang
benar, dan berpikir yang benar-
jadilah orang yang benar.
- Mulailah memperbaiki kondisi fisik Anda.
- Visualisasikan hancurnya
hambatan-hambatan Anda.
- Rencanakanlah liburan yang
mengasyikan.
- Memercayai diri Anda berharga dan patut mendapatkan sebuah
kehidupan tanda minus yang
lebih baik. =dari buku "How to move your
bananas" oleh Dr. Daniel T.
Drubin=
Lelucon sederhana yang membuat kita tersadar
Istri sedang memasak di dapur.
Suami yang berada di
sampingnya mengoceh
tak berkesudahan, "Pelan sedikit,
hati-hati! Apinya terlalu besar.
Ikannya cepat dibalik, minyaknya terlalu
banyak!" Istrinya secara spontan
menjawab, "Saya mengerti
bagaimana cara memasak." Suaminya dengan tenang
menjawab, "Saya hanya ingin
dirimu mengerti
bagaimana perasaan saya saat
saya sedang mengemudikan
mobil, engkau yang berada disamping mengoceh tak
ada hentinya." ------------ --------- ---------
--------- --------- --------- -
Belajar memberi kelonggaran
kepada orang lain itu tidak sulit,
asalkan Anda
mau dengan serius berdiri di sisi lain dan dari sudut pandang
orang lain
melihat suatu masalah.
Suami yang berada di
sampingnya mengoceh
tak berkesudahan, "Pelan sedikit,
hati-hati! Apinya terlalu besar.
Ikannya cepat dibalik, minyaknya terlalu
banyak!" Istrinya secara spontan
menjawab, "Saya mengerti
bagaimana cara memasak." Suaminya dengan tenang
menjawab, "Saya hanya ingin
dirimu mengerti
bagaimana perasaan saya saat
saya sedang mengemudikan
mobil, engkau yang berada disamping mengoceh tak
ada hentinya." ------------ --------- ---------
--------- --------- --------- -
Belajar memberi kelonggaran
kepada orang lain itu tidak sulit,
asalkan Anda
mau dengan serius berdiri di sisi lain dan dari sudut pandang
orang lain
melihat suatu masalah.
Langganan:
Postingan (Atom)
